Profile picture
Sabda PS @sabdaps
, 9 tweets, 2 min read Read on Twitter
Nah yang pasti kita harus tinjau ulang konsep penyelenggaraan pendidikan linier yang sekarang ada. Pertama, model pendidikan macam ban berjalan di pabrik itu jelas usang, gimana kita bisa jamin terjadinya ketuntasan belajar kalo 30-40 anak diperlakukan cenderung sama di kelas.
Dengan elearning, kita bisa lebih menjamin terjadinya ketuntasan belajar karena sifatnya bisa lebih personal. Ketuntasan belajar ini penting utk dicapai, karena kalo pondasi di level2x sebelumnya nggak tercapai ya ini akumulatif sampai level atas dan akhirnya nggak efektif.
Selain itu dari sisi materi yang harus dipelajari. Sekarang ini anak2x sekolah kita dikasih 10-16 mata pelajaran dalam semester yang sama dan dengan metode yang cenderung bermental "afalin informasi/ilmu" dan bukan pemahaman.
Dengan model itu, selalu ada pertanyaan "Ngapain sih gue belajar turunan/limit". Nah, sebenernya kalo kita berfokus pada pemahaman, jadinya kan kita bisa membangun kemampuan bernalar, jadi bukan isi matematikanya yang penting, tapi efek belajar matematika ke otak lah yg penting.
Nah itu tadi di bagian basic education. Gimana dengan pendidikan tinggi, vokasi, atau pendidikan profesional?
Nah, selama pendidikan dasar & menengahnya sudah bagus (menumbuhkan logika, nalar ilmiah, serta memiliki pandangan dunia yg berlandaskan sains) sebenarnya bagian ini bisa jd lebih mudah, apalagi dengan bantuan edtech tadi, yg bisa membuat ini affordable & accessible oleh semua.
Apalagi kalo bagian ini didukung oleh riset & data yang bagus. Kita bisa membangun kurikulum berdasarkan data (data driven curriculum design), sehingga bukan cuma tebak2xan kompetensi apa yang membangun sebuah profesi, tetapi jelas berlandaskan big data di lapangan.
So pendidikan pada level secondary & tertiary ini bisa sangat "nyambung" dengan kondisi lapangan kalo keterlibatan semua pihak terjadi (salah satunya) dalam bentuk jejaring data yang mengkoleksi kompetensi, riset, dan experience.
Dengan data yg abundan seperti itu, serta platform elearning yang bagus, maka masyarakat umum dpt berperan langsung dalam peningkatan "human capital" yg bisa mengarah pd peningkatan kapasitas kewirausahaan & inovasi sehingga bukan cuma #2019PinterBareng tp jg #2019SugihBareng :)
Missing some Tweet in this thread?
You can try to force a refresh.

Like this thread? Get email updates or save it to PDF!

Subscribe to Sabda PS
Profile picture

Get real-time email alerts when new unrolls are available from this author!

This content may be removed anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member and get exclusive features!

Premium member ($30.00/year)

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!