My Authors
Read all threads
Masalah hamil di kolam dijadiin premis film oke sih.

Satu hari ada cewek renang di kolam renang umum, 2 bulan kemudian dia dinyatakan hamil. Dia akhirnya mencari keadilan. Menyusun siapa pria yang ada di kolam renang saat itu. Satu persatu dia datengin.

Genre: Gore, Thriller.
Sebelumnya dia dibuang dari keluarganya karena hamil di luar nikah. Menyendiri dan kemudian bangkit.

Tujuan hidupnya satu: mencari bapak dari jabang bayi. Agar status sosial dia kembali di mata Keluarga dan Masyarakat
Sutradara: Timo
Penulis Naskah: Joko Anwar
Atau gue aja deh yang nulis naskahnya.

Jadi begini ceritanya

*malah ngedongeng*
Namanya Hapsari, umurnya 23 tahun. Fresh Graduate bekerja di sebuah perusahaan besar. Dia berasal dari keluarga terpandang. Hidupnya bergelimang harta. Anak tunggal

Satu-satunya masalah: orang tuanya gila hormat. Bagi mereka kehormatan adalah segalanya.
Dia sudah memiliki kekasih bersama Gading. Dua bulan lagi menikah. Semua undangan telah disebar. Diperkirakan beberapa Pejabat setingkat Menteri menghadiri pesta Hapsari-Gading.
Hapsari paham bahwa untuk menjaga kehormatan keluarganya dia akan melakukan apapun termasuk menikahi Gading yang sebenarnya sudah tidak dia cintai, karena Gading selingkuh. Tapi, karena keluarga besar mereka sudah bertemu maka pernikahan tak bisa dihindarkan
Dua bulan yang sebenarnya berat untuk Hapsari.

Satu hari dia memutuskan untuk Relaksasi diri dan melakukan hobinya yaitu berenang.

Tapi, dia tahu kolam renang dekat rumahnya saat weekend seperti pasar. Maka dia mencoba mencari kolam renang yang sepi pengujung.
Googlinglah dia: Kolam Renang Sentanu.

10 Kilometer dari rumahnya, jauh dari hingar bingar perkotaan.

Menarik, ucap Hapsari.

Minggu pagi diapun beranjak ke tujuan.
Uturn 1 KM terakhir, tempat tujuan sesaat lagi tiba. Tapi tiba-tiba diaemasuki sebuah jalanan sempit dengan papan tulisan besar: SELAMAT DATANG DI PEMANDIAN SENTANU

Terletak di kaki Gunung, pasti hangat. Ujar Hapsari.

relaksasi yang dia idam-idamkan
Kiri-kanan-nya hutan Pinus. Ah dia tak memedulikan hutan

Bagi dia. Kolam renang. Relaksasi. Titik.

Di loket masuk. Seorang bapak tua menyerahkan karcis. Mukanya tampak lelah, pucat. Mungkin kurang tidur.

Hapsari membayar. Hanya 5.000 rupiah.
Parkirlah mobilnya.

Hanya ada 3 mobil di situ. Empat dengan Hapsari. Dan beberapa motor terparkir.

Mungkin ini ukuran ramai saat weekend.

Dia membawa tas besarnya masuk ke kalan kecil menuju kolam.

Terperangah. Kolam renang bersih dengan sentuhan alami di kaki Gunung. Perfect
Dia melihat sekelilingnya. Hanya ada sedikit saja orang di dalam kolam, namun lumayan di pinggirnya. Dia malas menghitung.
Dia duduk di sebuah kursi sembari mempersiapkan semua.
Seorang waitres mendatangi Hapsari. Tampak lusuh. Dia tak peduli sekali lagi. Bagi Hapsari semua cukup
'Pesan apa bu? Eh Mbak', tanya waitres itu. Perempuan umur 20an awal. Seumuran Hapsari. Tinggi, putih dan sekali lagi mukanya sedikit pucat.

Dalam hati Hapsari: ada apa sama orang-orang sini. Semuanya nampak kurang tidur.

'Ada yang spesial, Mbak..?'
'Kamboja'
'Mbak Kamboja, nama yang bagus seperti bunga'
'Yang spesial ada strawberry jus, dari pekarangan kami. Diblend dengan daun mint'
'Oke. Itu saja. Terima Kasih'

Hapsari kemudian mulai berenang, ini benar-benar surga ujarnya. sepi, tak banyak orang dan di kaki gunung
Kolam Renang itu cukup dalam untuk ukuran Hapsari. 2 meter.

Di dasar kolam itu, tanpa orang lain sadari ada mikroorganisme tak nampak yang menggeliat dan berenang menuju pori-pori Hapsari. Menyelinap masuk terus ke seluruh tubuhnya.
Bersambung....

Laper cuy 😭😭

Makan dulu
Semuanya baik-baik saja, Hapsari bergegas pulang karena sudah mendung. Dalam perjalanan ke kota, hujan deras.

Sampai di rumahnya. Gading sudah menunggunya berjam-jam. Hapsari lupa ada janji datang ke pesta pernikahan rekan Gading.

Gading marah besar. Tapi Hapsari cuek.
Berminggu-minggu kemudian mood Hapsari berubah, lebih sensitif. Dia menganggap itu karena pekerjaannya. Bahkan dia lupa siklus menstruasinya mendadak kacau.

Ditambah pernikahannya yang tinggal menghitung hari. Gading dan keluarganya makin protektif, dia tak nyaman.
Tubuhnya mulai goyah, muntah-muntah tiap pagi dan perutnya mendadak sakit.

Gading mengantar Hapsari ke Dokter, padahal lusa adalah pernikahan mereka
Seperti petir di siang bolong.

'Mas Gading suaminya?'
'Calon, Dok. Dua hari lagi kami menikah'

'Mbak Hapsari. Hamil'
Hapsari
Gading
TAPI DOK SAYA DAN HAPSARI--

Sudah, yang sudah terjadi biark--

TAPI KITA CUMA CUDDLING AJA DOK GA MASUK KOK

Hapsari:

Y x y, w lupa
Simgkat cerita, Hapsari diadili di depan kedua keluarga. Keluarga dia dan Gading.

Dia menangis, menyumpahi dirinya dan meyakinkan bahwa tidak ada laki-laki yang berani menjamah tubuhnya. Gading jg meski begitu tak pernah mantap mantap.

Dia bingung. Tapi Keluarganya menyudutkan
Kadung malu. Dua keluarga sepakat akan tetap melakukan pesta pernikahan. Tapi dengan syarat. Seminggu setelah itu Gading menceraikan Hapsari.

Semua setuju, tapi tidak dengan Hapsari. Posisi dia lemah. Tak tahu harus apa. Yang dia bisa hanyalah menuruti apa yang mereka mau.
Pesta digaler. Gading mendiamkan Hapsari, bahkan sampai malam pertama Gading tak sudi menyetubuhi Hapsari. Bagi dia, Hapsari sudah bukan miliknya.

Keluarganya seolah lepas tangan. Hapsari hidup dlm tekanan. Seminggu kemudian mereka bercerai.

Hapsari kembali ke rumah keluarganya
Tak lama, Ayah Ibunya masih murka. Dia tak mau menerima Hapsari. Demi kehormatan keluarganya

Dia diusir. Dunia seolah menyalahkan Hapsari. Hidupnya mulai terlunta-lunta. Dia hanya diberikan uang secukupnya dan mobil. Sebagai tanda perpisahan.
Dengan uang secukupnya itu dia menata hidup. Tapi gagal. Kandungannya mulai membesar.

Hidup jauh dari keluarganya. Di sebuah lingkungan baru. Gosip tetangga menyeruak. Hapsari tak punya suami, tapi hamil.

Diapun diusir. Dia bingung mau ke mana lagi.
Tanpa arah & tujuan, dia terus mengendarai mobilnya.

Sesekali dia parkir, membuka ponselnya. Lalu membuka twitter. Hingga menemukan sebuah berita heboh

ADA YANG MEYAKINI BAHWA JIKA PEREMPUAN BERENANG DENGAN LAKI-LAKI MAKA DIA BISA HAMIL

Hapsari bergidik. Bodoh sekali tukasnya
Tapi. Dalam hati kecilnya. Dia merasa bahwa bisa jadi omongan orang ini benar

Dia kemudian berfikir. Kapan terakhir dia berenang. AH IYA DI SEBUAH KOLAM RENANG DI KAKI GUNUNG ITU!

Dia langsung mengendarai mobilnya ke arah kolam renang itu. Sentanu. Ya namanya Sentanu.
Dia masih ingat jalannya. Dan tepat di titik persimpangan yang Hapsaei uakini ada papan tulisan PEMANDIAN SENTANU. Tapi tiba-tiba papan itu lenyap. Tidak ada.

Rencana Hapsari adalah ke pengelola kolam renang itu dan meminta list nama lelaki yang saat itu berenang bersamanya
Tujuannya: mencari ayah dari jabang bayinya. Meminta bertanggung jawab.

Dan kemudian mengembalikan haega dirjnya di mata keluarga.
Nih maap kalo ada yang typo dikit ya.

Mo edit udah keteken tweet

😭😭😭😭
Sampai di sana. Ada yang aneh. Loketnya hilang. Parkiran sepi dia melirik jam di dashboard mobil

11.11 *biar kek Joko Anwar*

Masih siang.

Dia turun dari mobilnya. Berjalan menuju kolam renang

Bulu kuduknya merinding seketika.

Kolam renang itu.

H I L A N G
Dia shock. Hapsari yakin sekali. Di situ ada kolam renang
Sebelah kanan ada.... Pondok tapi juga menghilang
Semuanya hanya lapangan luas yang kosong.

Dia menangis sejadinya. Berteriak tak percaya. Hingga melemas. Kehilangan kontrol atas dirinya. Pingsan.
Hapsari tersadar. Di sebuah gubuk derita

Dia terengah-engah. Melihat sekelilingnya. Tampak asing.

Sebuah ruangan kecil tanpa sekat hanya ditutupi kain. Kemudian kain itu terbuka. Sosok laki-laki muncul

'Ah, sudah sadar rupanya kamu'

SI--SIAPA KAMU?
DI-- DI MANA AKU?
'Kamu pingsan di lapangan dekat kaki Gunung'

'Lapangan? Tidak. 4 bulan lalu saya ke sana dan ada kolam--'

'Kolam besar yang banyak pengunjung dengan air sejuk?'

'Kamu--kamu siapa?'

'Pri, Priambodo'

'Kamu?'

'Hapsari', dia mulai tenang.
Singkat cerita.

'Banyak perempuan kayak kamu tiba-tiba pingsan, dan kemudian bercerita kalau ada kolam renang'. Padahal di sini hanya ada lapangan luas dan pedesaan ini. Kalaupun ada. Itu hanya sungai di kaki Gunung sebelah Selatan. Tapi kemudian mereka tak percaya...
... Lalu kabur begitu saja menghilang'

'Tolong saya Pri. Saya harus tahu siapa yang menghamili saya. Baca ini'

Hapsari menunjukan tulisan bodoh itu

'Haha, saya tau saya orang Desa, tapi saya juga ga sebodoh itu percaya'

'Saya tahu Pri, tapi saya harus menemukan jawabannya'
'Oke, oke tenang. Tapi kamu jangan kabur kayak yang lain ya. Aku capek ditingg--

Oke salah skrip.

'-aku akan bantu kamu. Apa yang kamu cari?'

'Ayah dari jabang bayi ini'
'Caranya?'
'Aku sedikit ingat, wajah-wajah lelaki yang ada di kolam saat itu. Ada 5 orang. Ya. Lima'
'Baik. Mungkin lima lelaki itu penghuni Desa ini. Desa ini hanya punya 10 Kepala Keluarga. 3 di antaranya tak ada lelaki di rumahnya karena sudah meninggal. Tinggal 7. Dikurangi aku. Jadi ada 6 sisanya. Salah satunya adalah Pak Kades. Mari kita ke sana'

'Terima Kasih Pri'
Pri dan Sari (ya biae cepetlah ngetiknya) ke Pak Kades.

'Pri, kamu sama siapa? Akhirnya kamu punya istri juga? Hahaha'

'Ah Bapak, ini namanya Hapsari, saya mendapatkan dia--'

'Pingsan dan kemudian bercerita aneh-aneh seperti yang sudah-sudah?
'Iya pak'
'Tapi saya tidak akan kabur pak. Saya harus mencari jawaban dari semua ini', ujar Hapsari.

'Oke. Kamu butuh apa dari saya? Dan panggil saya Pak Muluk'
'Baik Pak Muluk. Informasi dari Pri bahwa ada 5 laki-laki dewasa yang tinggal di desa ini'

'Benar'

'Saya harus menemui mereka'
'Besok saja, ini sudah mau gelap oke?'

'Tapi pak'
'Adat kami begini. Setelah gelap tak ada yang boleh keluar dari rumah'

'Saya tdk bisa menunggu--'

'Sudah Sari. Malam ini kamu menginap di tempatku. Besok pagi-pagi kita keliling Desa mencari tau jawaban itu'

Hapsari mengiyakan
Gelisah merasuki Hapsari. Dia melirik ponselnya.

11.11 malam.

Dia beranjak dari tempat tidurnya. Udara desa yang cukup dingin. Keingintauannya besar. Mengapa penduduk Desa tak boleh keluae setelah gelap. Selain memang belum ada listrik.

Dia melirik kamar sebelah. Pri terlelap
Dia membuka jendela dekat ruang tamu.

Merinding. Rupanya.

.emang dingin aja sih.
Dia memberanikan diri membuka pintu rumah itu. Membawa obor yang disediakan Pri di teras. Tanpa membangunkan Pri.

Dia melihat sebuah balai yang teronggok dengan obor. Mendekatilah Hapsaei ke balai itu.

JRENGG. BERSAMBUNG
... Ga deng. Lanjut dikit lagi.

Dia melihat 5 foto laki-laki yang berjejer. Lima lelaki yang dia meyakini pernah dia temui di Kolam Renang mistis itu.

Satrio
Endarto
Tarsono
Ahmad
Nuryadi

Di bawah nama itu tertulis.

Kelima orang ini menghilang 11 November 2011
11 November 2011.

Itu tepat saat Hapsari ke kolam renang itu.

Hapsari makin bingung. Apa yang sebenarnya terjadi.
Pundak Hapsaei ditepuk. Hapsari berteriak namun segera ditutup mulutnya.

'Jangaa berisik, orang-orang bisa bangun'

Rupanya Pri.

'Pak Muluk sudah bilang bahwa kita akan men--'
'Pri, kelima orang ini. Foto-foto ini. Mereka yang ada di kolam renang itu'

'Tidak. Tidak mungkin'
Mereka menghilang tepat saat aku ada di kolam renang itu.

Kolam renang mistis itu?

Iya. Dan siapa sebenarnya mereka?

Pri terdiam. Dia tak berani bicara
PRI. JAWAB AKU PRI JAWAB!!!

Malam itu, kelima orang yang ada difoto ini diseret keluar kampung oleh Pak Muluk dan ajudannya.

Mereka dimasukkan ke sebuah rumah kosong di ujung Desa. Disiksa habis-habisan karena mereka telah dituduh memperkosa gadis.
Satrio, Endarto, Taryono, Ahmad dan Nuryadi bersekutu dengan Iblis. Mereka meminta kekayaan dengan cara fasik.

Tumbalnya adalah gadis perawan. Aku--aku gatau gadis itu siapa tapi menurut penuturan saksi. Gadis itu adalah gadis kota yang dibius seolah-olah melihat kolam renang
Kemudian salah satu anak dari mereka, Kamboja namanya.

Sebentar. Kamboja? Perempuan semampai yang berambut panjang

Iya. Dia. Sebentar, kamu tahu dia?

Ya dia yang menawarkan minuman ke aku sebelum renang.

Jangan-jangan..
Gak. Gak mungkin. Aku sadar aku berenang minum pulang.

Yakin kamu Sari?

Aku--

Hapsari terdiam.
Aku tidak sadar. Karena entah mengapa saat aku pulang. Aku seperti sudah di depan rumahku.

Itulah Sari. Mereka menggunakan Ilmu hitam untuk memperdayai gadis-gadis.

Lalu. Mana. Kamboja?

Menghilang. Tapi tidak disiksa oleh Pak Muluk
Jauh beberapa langkah. Di rumah Pak Muluk. Sebuah ruangan kecil dekat sumur. Perempuan muda dipasung.

Rambutnya panjang terurai. Menggunakan baju putih. Matanya sayu. Dan tak berdaya.

Kamboja tergeletak lemas
TOLONGGGGG!!!!

Tiba-tiba ada teriakan dari sudut desa. Hapsari dan Pri kaget.

Suara itu semakin mendekat ke arah mereka.

TOLONG SAYA----

Terus mendekat

Pria berlumurah darah dengan luka di kaki sebelah kanan merangkak ke arah Pri dan Sari

PRI. SIAPA ITU!!
Karena gelap, mereka tak mengenalinya.

Sampai Sari mendekatkan obor ke arah pria itu.

TONI!!
Teriak Pri

TON! Kenapa kamu

Tolong saya Pri. Pak Mul-- dia batuk dan mengeluarkan darah
Masuk ayo cepat masuk ke rumahku. Pri menarik Toni. Hapsari mengikutinya. Mematikan obor yang dia bawa agar tak diketahui Pak Muluk.

Di rumah Pri. Toni terengah-engah, sementara Sari membersihkan luka Toni.
Faak jadi panjang bener ini

😭😭

Maap

😭😭😭
Ton. Kamu kenapa? Tanya Pri

Pak Mul-UHUK UHUK PAK MULUK PRI

Ya. Kenapa dia?

Dia.. Dia masih menyekap kelima pria itu. Dia..

Toni melihat wajah Sari. Wajah yang dia kenal.

KAMU.. KAMU GADIS YANG DI LAPANGAN ITU LAPANGAN YANG PAK MULUK BUAT JADI SEPERTI KOLAM RENANG!
Sebentar. Kamu ada di tempat itu? Tanya Sari. Tapi seingat aku

Ya. Kamu pasti hanya melihat lima laki-laki. Karena aku. Aku.. Aku ada di pondok yang menyiapkan minum untuk.. Kamu. Strawberry mint kan?

Iya. Dan yang menawarkan adalah

Kamboja. Anak tiri Pak Muluk.
Anak tiri?

Iya. Kamboja adalah anak Bu Kunti. Istri kedua Pak Muluk. Sepeninggal Bu Kuti, Kamboja jadi pendiam. dia menuruti apa kata pak Muluk karena kalau tidak dia akan... Ditumbalkan.

TUMBAL??
Iya. Pak Muluk adalah pengikut sekte keberkahan yang mana pengikutnya meminta keberkahan dan segala kekayaan. Syaratnya adalah tumbal gadis yang mau dihamili agar nanti saat anak dari gadis itu lahir menjadi--
Belum selesai Toni menjelaskan. Pak Muluk dan ajudannya menggebrak rumah Pri

TANGKAP MEREKA SEMUA!!!!
PAK. TOLONG. JANGAN. TIDAK.

Toni. Pri dan Saei berteriak. Namun kemudian mulut mereka disumpal. Dan kepala mereka dibenturkan karena melawan.

Semuanya pingsan.
Di rumah Pak Muluk. Rupanya orang Desa tidak pernah tahu bahwa dari depan rumahnya biasa saja namun di dalamnya baik Istana.

Di basement rumahnya. Tergeletak 9 manusia

Satrio
Endarto
Tarsono
Ahmad
Nuryadi
Toni
Priambodo
Hapsari
Dan Kamboja

Mereka melihat satu sama lain
Hapsari berteriak

KALIAN!! KALIAN YANG ADA DI KOLAM RENANG ITU!

Hei, anak Gadis. Kita dihipnotis oleh Muluk. Kita berlima adalah korban dari kekejian Muluk. Setan alas. Teriak Nuryadi.

Kamboja terdiam lesu melihat ke-8 orang yang dia kenal
Diam semuanya. Kita harus cari cara bagaimana bisa keluar dari rumah terkutuk ini. Bukan saatnya saling menyalahkan!!!

Ujar Pri.

Pri benar, di saat segenting itu yang mereka perlukan adalah kerjasama.

Kemudian mereka tersentak saat Kamboja bergumam.

Besok. Ritualnya.
RITUAL? RITUAL APA KAMBOJA!! teriak Endarto.

Ri--ritual mengambil anak itu-- Kamboja menunjuk perut hamil Hapsari.

Hapsari tercekat. Maksud.. Maksud kamu?

Muluk hanya butuh anak yang ada dalam kandunganmu itu agar kekayaannya abadi.

APAAAAAAA
Anak itu nantinya akan dipersembahkan untuk sesajen yang biasa dia lakukan setiap dua tahun sekali. Meneruskan kekayaan dan kekuasaanya. Membutakan semua warga desa. Dia adalah pengikut sekte keberkahan yang telah bertahun-tahun melakukan ini.

Gadis-gadis hilang setiap dua tahun
Karena setelah dihamili oleh pengikut-pengikutnya, kemudian dia membunuh pengikut-pengikutnya dan gadis-gadis itu.

Mengganti pengikut-pengikutnya setial p dua tahun sekali.

Kalian berlima, Kamboja menunjuk lima pria itu. Adalah pengikut Muluk bukan?

Mengangguk pasrah.
Ya. Kemudian kalian membangkang karena merasa dibodohi. Dan kemudian ditangkap hidup-hidup sementara Muluk memberikan kabar palsu kalau kalian hilang.

Lalu. Lalu apa peran Toni? Tanya Pri diiyakan Hapsari.

Toni adalah kesalahan yang--- wait. Ganti line.
Toni seharusnya tidak ada dalam rencana Muluk. Tapi saat kejadian itu, Toni mendadak muncul saat dia membuntuti ayahnya. Ahmad.

Toni mengangguk: Iya, aku membuntuti ayahku karena aku mau membuktikan sendiri bahwa ayahku berselingkuh dengan wanita lain dan mencampakkan Ibu
Nak, Ayah mencintai Ibumu. Ayah tak mungkin---

Toni menangis. Aku minta maaf Ayah.

Mereka terdiam sesaat.
Mereka berusaha keras agar terlepas dari semua belenggu Muluk. Pri menjadi pahlawan dibantu Toni.

Mereka memanfaatkan apapun yang ada di basement itu. Terlepas ikatan Pri mulai melepas satu persatu ikatan yang lain. Kecuali Kamboja yang terpasung.
Kamboja. Aku tidak bisa melepasmu

Tidak apa-apa Pri. Biarkan aku di sini. Pergilah kalian dari sini. Sebelum ritual itu terjadi besok malam.

Kreaaak-- pintu basement terbuka. Salah satu ajudan Muluk yang hendak mengantarkan makanan mendadak melihat Pri bebas. Dia berteriak
Semua ajudan langsung merapat. Kondisi Pri dan lainnya yang lemah tak sanggup melawan Ajudan-ajudan itu.

Mereka kembali terikat.

Muluk turun.

Dia melihat-lihat sambil menberikan tugas me ajudan.

Ritual kita percepat malam ini.
Mereka kaget. Hapsari berteriak. Dia adalah korban dari ritual mengerikan yang tak pernah dia bayangkan sebelumnya.

Salah satu ajudan menarik Hapsari. Yang laen mencoba mencegah namun tak kuasa.

Pangg Mbok Darmi. Biarkan dia mengeluarkan anak itu dari rahimnya.
Dan yang lain.

Habisi setelah ritual selesai.

Kecuali Kamboja. Biar dia tetap terpasung sampai mati.
Persiapan Ritual sudah hampir 100%. Hapsari masih dibebaskan duduk tanpa terikat. Tapi dia tetal dipantau

Dia berujar: Untuk terakhir kalinya, saya hanya ingin memberi kabar ke orang tua saya bahwa saya akan baik-baik saja. Bisa?

Muluk mengangguk.

Dia mengambil ponselnya
Kemudian notifikasi Whatsapp Grup keluarga muncul. Hapsari membukanya dan melihat tulisan
KURANG AJAR. RUPANYA ORANG BODOH INI SUDAH MINTA MAAF. JADI AKU MEMANG HAMIL BUKAN KARENA BERENANG!!

Penonton: Menurut ngana Mbak?

Oke maaf. Fokus ke cerita. Jelang ending
Hapsari hanya mengetikkan pesan

Pah, Mah. Aku baik-baik saja.

Terima kasih atas semuanya.

Lalu ponsel itu direnggut Muluk. Cukup.

Kalian, angkat gadis ini ke pemujaan. Cepat.
Mbok Darmi berjalan menuju altar pemujaan. Melihat sosok gadis yang ada di hadapannya.

Dia seketika menangis. Sudah bertahun-tahun dia melakukan ini, tapi baru kali ini dia merasa harus menghentikan kegilaan Muluk. Dia punya rencana.

Muluk. Suruh ajudan kamu keluar dari sini
Tapi Mbok.

CEPAT. ATAU AKU TIDAK AKAN PERNAH MEMBANTUMU LAGI?

Muluk menuruti kata-kata Mbok Darmi. Dialah satu-satunya wanita yang bisa menaklukkan hati Muluk. Dialah Ibu kandung Muluk.

DAN KAMU MULUK. JUGA KELUAR!. RITUAL INI KHUSUS KARENA PEREMPUAN INI BEDA DARI BIASANYA
Mbok kalau yang ini saya tidak mau. Saya harus tetap--

K E L U A R
K A T A K U
C E P A T

Muluk bergidik. Dia menunduk dan keluar dari ruangan itu.
Mbok Darmi menutup rapat ruangan itu.

Dia melirik ke altar pemujaan. Kemudian meminta gadis itu bangun

Nak, cepat kamu kabur dari sini. Selamatkan diri kamu. Cepat Nak!

Mbok. Saya.

Cepat. Kamu pernah menyelamatkan saya setahun lalu kini giliran saya yang menyelamatkan kamu
Saya pernah menyelamatkan Mbok?

Iya, setahun lalu. Saat Mbok tersesat di kota. Semua orang tak mempedulikan Mbok yang renta ini. Ada Gadis manis yang mengantarkan Mbok pulang ke rumah. Ke Desa ini. Kamu pasti tidak ingat. Karena memang Desa ini tertutup.
Saat orang asing datang melihat desa ini, sekembalinya ingatan dia akan terlupa.

Begitu juga kamu. Tapi Mbok masih ingat kamu. Kebaikan kamu. Cepat Nak. Ikuti pinth belakang dan kamu akan menemukan hutan. Lurus terus sampai menemulan jalan terang.
Dari situ naiklah mobil ke arah kota.

Nak, ini satu-satunya cara Mbok membayar semua kebaikan kamu. Jaga anak ini. Dia tak berdosa.

Dia akan jadi anak yang kuat nantinya
Hapsari mengikut apa kata Mbok Darmi. Dia berterima kasih sambil menangis.

Cepat Nak. Selamatkan diri kamu.

Di luar. Muluk gelisah. Mengapa ritual belum juga selesai.

Sementara Hapsari terus belari ke arah yang disebutkan mbok Darmi. Dia tak pedulikan apapun di belakangnya
Muluk geram. Dia mendobrak pintu itu.

Altar pemujaan kosong. Mbok Darmi tergeletak di lantai dengan darah mengucur di perutnya. Menusukkan pisau ke perutnya sendiri.

Dia membunuh dirinya sendiri.

Muluk berteriak. Melemah.
Di Basement. Pri dan yang lainnya akhirnya berhasil kabur saat semua ajudannya mengerubungi Muluk.

Kamboja dibawa serta oleh mereka. Ditandu.

Dari luar rumah Muluk. Mereka meneriakkan ke seluruh warga desa bahwa Muluk adalah pemuja setan.
Warga Desa tersulut dan membakar rumah Muluk.

Desa kembali tenang seperti sedia kala.

Hapsari selamat dan hidup menyendiri di sudut kota. Dia hanya ingin hidup ala kadarnya membesarkan anaknya kelak.
DUA BULAN KEMUDIAN---

Hapsari sudah memasuki 7 bulan kandungan. Dia membersihkan loyang dan menyiapkan kue dagangan yang siap dia pasarkan. Dia menjalani hidup sederhana sebagai penjual kue.

Saat keluar dari rumah kontrakannya. Dua sosok yang sebenarnya dia harapkan muncul
Orang tua Hapsari.

Mereka mulai memaafkan Hapsari. dan meminta Hapsari kembali ke rumah. Hapsari canggung. Dan di saat yang sama. Sosok Pria muncul.

Priambodo.

'Pri?'
'Siapa ini Sari?' Tanya Ayahnya.
'Sore Om, saya Pri. Calon suami Sari'

Hapsari terkejut. Priambodo tersenyum
Orang tua Hapsari menerima apapun Hapsari saat ini. Mereka akhirnya kembali ke rumah orang tua Hapsari bersama Priambodo.

Hapsari menerima lamaran Priambodo.

Anehnya, tiap malam Jumat Kliwon. Perut Hapsari berkontraksi hebat. Sangat hebat.
Janin di kandungan Hapsari memicingkan mata kecilnya. Berwarna merah. Bertanduk kecil.

S E L E S A I
After Credit Scene:

Tahun 1984. Sebuah Desa kecil yang asri, memiliki kolam pemandian di bawah kaki Gunung.

Lima pria yang mengurus Kolam Pemandian itu akhirnya bisa bernafas lega karena bisnis mereka lancar.

'Kita harus terus memuja Dia, agar kekayaan kita abadi'
Satrio, Endarto, Tarsono, Ahmad dan Nuryadi berpelukan.

Dari kejauhan anak kecil lelaki itu mendekati Satrio.

'Bapak....'
'Muluk anakku. Sini sama bapak'
Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh.

Enjoying this thread?

Keep Current with Mas Djay™

Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!