Profile picture
Kurnia BijAKSAna @bijaksanaaa
, 24 tweets, 3 min read Read on Twitter
Sedikit ttg personal branding.
Coba aplikasikan ini di saat cari kerja, menjalankan bisnis, atau berburu beasiswa
by request, I might make a thread out of this.
kalo banyak yg request, saya jadikan thread bahas ttg ini nanti hehe
Apparently banyak yang request
Namun mohon maaf ya saya masih agak sibuk. Maklum budak korporat. Antara besok, atau pas weekend saya bikin ya!
Soalnya jumat malam pulang ke bandung.
Besok sore/malam mudah2an sempat ya

Thanks for the enthusiasm
ALRIGHT HERE GOES!
Saya bahas dikit ya apa yang saya dapet mengenai personal branding, dan mengapa ini penting buat kita
Disclaimer: Ini dibuat berdasarkan pengalaman dan pengetahuan saya. Kalau ada yg gak akurat dan kurang tepat ya harap maklum, kalau dikoreksi malah lebih bagus lagi.
Jadi gini, inget gak di masa SMA, SMP atau bahkan pas kuliah ada temen/sodara yg punya nama julukan yang nempeeeeeeellll banget sama sifatnya dia.
Misal yg pacarnya ganti2 dibilang si playboy. Yang badannya gede/gemuk dibilang gorila? Yang jutek, yang cantik tapi jomblo terus, atau yg soleh bgt dipanggil ustad??

Nah itu adalah branding yg didapat di lingkaran sosialnya.
Di luar itu bully, ejekan, baik atau gak, itulah nature-nya manusia. Pokoknya lebih mudah mengasosiasikan sesuatu dengan sesuatu yg lainnya.

Buat si yang dapet julukan itu? Bisa jadi advantage atau kerugian.
Misalkan "si ustad" hampir pasti disuruh jd imam solat, atau ada yg brhubungan sm mistis2 pasti dia dsuruh mimpin doa. "si jenius" psti dimintain tolong ajarin ini itu....Walaupun pada kenyataan mereka belum tentu kayak gtu, belum tntu punya kualifikasi yang cocok utk kondisi tsb
Apa signifikansinya buat di kehidupan manusia dewasa?
BANYAK
Dengan analogi si ustad harus jadi imam solat, maka akan sangat menguntungkan jika ada orang bilang kamu adalah ahli programming, lalu dia minta tolong bikinin program ini-itu. Bukan temen yg minta gratisan ya! Tapi bayar sebagai klien
Kamu punya rumah makan enak kenyang murah dan orang sudah kenal? Ya tiap laper orang bakal ke rumah makanmu. Implikasinya? jadi banyak duit

Dapet kan logikanya?
Nah, kita bahas dalam ranah seorang fresh graduate, lalu seorang yang udah kerja, lalu orang yang mau cari beasiswa ya. Yang mengenai bisnis, biasanya pengusaha udah paham banget pentingnya hal ini.
PERTAMA: FRESH GRADUATE...terutama yang nyari kerjaan
Impresi yang kamu berikan ke calon employermu itu penting. Cara bikin impresi adalah dengan self branding.
Lakukan banyak kegiatan yang bikin orang bilang "WHOA" sat melihat atau tau itu dari kamu.
Gini, kalau lamar kerja kan ngirim CV. Isi CV apa?
1. Lulusan mana
2. IPK
3. Hard skill (bisa programming, bisa design dll)
4. Soft skill (pernah jadi aktivis, pernah jadi ketua himpunan, dll)
5. Bisa bahasa apa
6. Pernah berkegiatan apa
7. Tampilan CV: Foto, layout warna, rapi
Kalau ada paling gak 4 out of 7 tadi yang stand out aja, keliatan bagus deh sama HR perusahaannya. Paling gak CV nya menarik dan bikin HR nya
Oke, gak perlu stand out deh, tapi dibuat bagus + proper

Nah kalau CV tadi kan lebih kpada impresi ya
Ada aspek lain yang lebih dalam lagi: the power of "kata orang". Bayangin, berapa lama kita melakukan sesuatu yang mungkin gak rasional, tp ttp dilakuin atas dasar "kata orang"?
Sama, saat mencari pekerjaan juga gitu.
Selain secara objektif ngereview kita, HR perusahaan juga pasti ada sisi subjektifnya. Ada 1 orang aja yang bilan "si Jon kerjanya bagus nih" maka kemungkinan diterima kerja akan meningkat.
Gimana cara mendapatkan "kata orang" ini?
Cara paling mudah ya minta rekomendasi. Biasanya kalau mahasiswa ya deketin dosen, lalu minta rekomendasi. Sebuah surat rekomendasi biasanya isinya gini
"Saya dosenny Jon, dia prnah ngambil kelas saya 3x, smua nilainya A, dia orangnya antusias dan tepat waktu. Saya jga pembimbing skripsinya. Selama 6 bulan ngerjain skripsi dia menunjukkan profesionalisme, kerjanya rapih teratur. Dia juga aktif di himpunan tapi nilainya ttp bagus"
Nah dengan itu kan orang yang mau merekrutmu akan makin ter-convince untuk memilihmu dibanding puluhan kandidat lainnya
Review dulu
1. Perbagus CV dan kontennya
2. Dapatkan rekomendasi dari dosen

Kalau udah lulus gimana?
Ya datengin aja dosennya minta rekomendasi.
Atau opsi lainnya, ikut aja acara volunteering. Nah dari situ bakal dapet banyak koneksi kan ya. Berkoneksilah ke LinkedIn misalnya
Lalu minta rekomendasi sama orang2 tersebut. Nah udah deh kita jadi orang yang "keren"

Ibaratnya kalo mau download apps atau cari tempat makan kan kita cari yang bintang 4 ke atas, lalu liat reviewnya kan ya?
Nah buat dirimu jadi bintang 4+ di mata calon rekruitermu.
Sampai sini dulu ya. saya mesti kerja dan nanti malam pulang ke bandung.
Any questions? drop it here nanti saya balesin
Missing some Tweet in this thread?
You can try to force a refresh.

Like this thread? Get email updates or save it to PDF!

Subscribe to Kurnia BijAKSAna
Profile picture

Get real-time email alerts when new unrolls are available from this author!

This content may be removed anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member and get exclusive features!

Premium member ($3.00/month or $30.00/year)

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!