Profile picture
, 14 tweets, 4 min read Read on Twitter
Doktrin: Menikah akan melancarkan rezeki.

Fakta: Mayoritas perceraian disebabkan faktor ekonomi.

Doktrin: *Ngeles* Yang dimaksud 'rezeki' tidak harus berupa uang.

Fakta: Kita diiming-imingi angin sorga agar segera menikah, tapi kita yang harus menanggung risikonya.
Itu tak jauh beda kalau aku bilang, "Naiklah ke gunung itu, dan kau akan menemukan emas."

Kau naik gunung dengan susah payah, demi menemukan emas, tapi tidak menemukan apa pun. Kau marah dan protes, tapi aku ngeles, "Yang dimaksud 'emas' tidak harus berupa logam mulia."
Bisa menyimpulkan sesuatu? Benar, semua doktrin perkawinan yang terdengar seperti angin sorga, yang dicekokkan ke pikiranmu, cuma omong kosong. Konyolnya, bahkan orang yang hobi mendoktrin tentang "bahagia dan lancar rezeki" justru hidupnya keblangsak dan rmenyedihkan.
Aku sering mendengar orang 'keceplosan' ngomong, "Lelaki yang hidup mapan tapi masih lajang itu berbahaya, itulah kenapa dia harus segera kawin."

Oh, benar sekali. Sebegitu berbahaya, hingga kau sangat ketakutan. Sebegitu ketakutan, hingga kau terus membual tentang perkawinan.
Tidak ada yang lebih menyedihkan di dunia ini selain orang yang menikah lalu keblangsak, dan diam-diam menyesal, dan iri pada orang-orang lajang yang bebas, lalu berusaha mendoktrin para lajang agar segera kawin, agar sama-sama keblangsak.

Itulah akibat kawin gak pakai mikir.
Aku telah sampai pada kesadaran dan kesimpulan bahwa semua doktrin perkawinan yang terdengar ndakik-ndakik dan seperti angin sorga hanyalah omong kosong.

Kalau pun kelak aku menikah, itu semata-mata karena pilihan dan kesadaran... bukan karena bualan doktrin omong kosong.
Biasanya, topik seperti ini akan memancing orang sok pintar untuk ngemeng, "Tapi agama..."

"TAPI AGAMA APA? MEWAJIBKAN MENIKAH? TIDAK! AGAMA TIDAK PERNAH MEWAJIBKAN!"

Agama cuma MENGIMBAU. Jika ada yang ingin menyangkal, sebutkan satu ayat atau satu hadist saja yang mewajibkan!
Agar tidak ada yang asal mangap, "wajib" artinya "harus dilakukan, dan kau berdosa kalau tidak melakukan."

Contoh: Menuntut ilmu (belajar) itu wajib. Kita berdosa kalau tidak belajar. Tapi menikah? Sama sekali tidak diwajibkan, meski agama mengimbau. Imbauan BUKAN kewajiban,
Bahkan, yang diimbau juga bukan semua orang, tetapi yang—sesuai penyebutan dalam Alquran—telah mencapai “al-ba’ah” (dalam ayat "Hai para pemuda, dst"). Konteks kata "al-ba'ah" adalah MAMPU (yaitu mampu secara lahir dan mampu secara batin). Dalam istilah kita, "SIAP LAHIR BATIN".
Siap lahir batin artinya ya siap materi (bisa menghidupi keluarga secara layak), siap berbagi (membagi waktu untuk diri, pasangan, dan anak-anak—kalau punya), juga siap memastikan kehidupan rumah tangga agar tidak keblangsak. Itulah definisi "al-ba'ah", kalau mau ngemeng agama.
Sampai di sini, bisa jadi akan muncul "orang-orang klise" yang akan menggunakan "dalil pamungkas", yaitu, "Menikah akan menyempurnakan separuh agama."

Hahahaha, itu hadist dhaif, Mas! Silakan tanya ulama yang berkompeten, biar tidak terus menerus ngemeng pakai hadist dhaif!
Kesimpulannya, agama TIDAK MEWAJIBKAN MENIKAH, tapi hanya MENGIMBAU. Imbauan berarti: Kau melakukan, itu bagus! Kalau pun tidak melakukan, ya tidak apa-apa.

Yang mewajibkan menikah itu orang-orang di sekitar kita yang menyesal menikah, lalu ingin melihat kita sama-sama menyesal.
Sebagai penutup ocehan ini, silakan baca catatan-catatan berikut, untuk melihat langsung bagaimana doktrin omong kosong perkawinan telah merusak banyak orang:

Rahasia Gelap Perkawinan » bit.ly/1rfs6m6

Perkawinan dan Akal Sehat » bit.ly/1UpHf6T
Hukum Islam Tentang Pernikahan » bit.ly/2huq5qg

Rezeki Pernikahan » bit.ly/2xFy10Z

Rahasia Perkawinan yang Tidak Pernah Dikatakan Kepadamu » bit.ly/2pCuzzh

10 Jawaban Mematikan untuk Pertanyaan “Kapan Kawin?” » bit.ly/2OQENq1
Missing some Tweet in this thread?
You can try to force a refresh.

Like this thread? Get email updates or save it to PDF!

Subscribe to hoeda manis
Profile picture

Get real-time email alerts when new unrolls are available from this author!

This content may be removed anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!