, 33 tweets, 6 min read Read on Twitter
[THREAD HORROR]
-KKN EXPERIENCE-

Ini thread pertama yg gw bikin dengan tujuan berbagi pengalaman agar lebih berhati2 dan saling menghargai sesama makhluk, terutama untuk kalian mahasiswa yg akan menjalani program KKN dari kampus kalian.

@bacahorror
#bacahorror
#threadhorror
KKN EXPERIENCE_PART-1

Gw adalah salah satu mahasiswa universitas swasta yang ada di ibu kota jawa tengah. Kebetulah kejadian ini gw sendiri (dan teman2) yang ngalamin. Tahun 2018 kemarin gw ngelakuin program KKN dari kampus di salah satu desa yang letaknya sekitar 400 mdpl.
Alhamdulillah dapet nilai yang sangad memuaskan, jadi sedikit mengangkat ipk yang tergolong pas2an.

Terima kasih bapak ibu dosen, pak kades, pak kadus dan warga desa yang baik hati. 😇
Okee kembali ke cerita..
Kkn merupakan kegiatan pengabdian mahasiswa ke masyarakat dengan bekal ilmu pengetahuan yang dimiliki.
Kegiatan kkn dimulai dengan masa observasi ke desa tempat kita kkn. Perjalanan kami tempuh kurang lebih 1,5 jam dengan kecepatan santai karena rombongan
Kami berangkat jam 8.30 pagi dengan menggunakan motor. Sepanjang perjalanan pemandangan nya indah. Sekitar jam 10.00 kami sudah sampai di kantor kecamatan yang merupakan meeting point. Kemudian kami lanjutkan menuju ke desa tempat kkn kami yang berjarak sekitar 1km lebih.
Saat memasuki jalan desa gw merasakan sesuatu yg mengganjal, dalam hati gw berkata "hmm sepertinya..." dan benar saja, kami mulai memasuki HUTAN KARET!! Mantab djiwa 😑
Suasana mendadak berubah seperti di film2. Sepanjang hutan karet gw merasa "sangat padet"
Gw cuma bisa liat samar2. Itu isinya macem2 tapi yg mendominasi itu pocong. "Ini siang hari tapi udah kayak gini woy" gw berusaha bertahan sampai tujuan. Temen cewe yg gw bonceng kebetulan dia ga bisa liat tapi sense dia peka, dan sepanjang perjalanan dia cuma diem sambil nunduk
Betewe sepanjang jalan di hutan karet gak ada lampu jalan satu pun. Jadi udah tau kan kalo malem gimana.
Ditambah lagi jalan yang kita lalui itu banyak pasir dan batu krikil jadi jalan nya pelan2.
Nih penampakan jalan di hutan karetnya
Dan akhirnya kita sampai di balai desa. Suasana disana cukup tenang karena balai desa ada di daerah yg banyak santrinya. Sekolahnya macem madrasah gitu. Gw berpikir disini agak mendingan. Di dalem balai desa kami berkenalan dengan perangkat desa dan bertanya2 soal beberapa hal
Setelah kegiatan itu kita diajak berkeliling desa. Tapi sebelum itu beberapa orang (termasuk gw) ingin buang air kecil. Mumpung masih di balai desa kami pun bergantian ke toilet hingga tiba giliran gw. Di deket jalan masuk toilet ada tangga yg sepertinya menuju ke gudang lt2
Di ujung tangga atas ada sosok yg lagi ngelirik ke arah ujung tangga bagian bawah. Dan satu lagi ada di belakangnya sedang melihat kearah aula tempat kita kumpul tadi, tapi pandangan nya kehalang tembok. Pantes aja gw ngerasa ada yg merhatiin.
Karena sudah kebelet gw cus lah ke kamar mandi. Daann.. Di depan kamar mandi ada sebuah sumur. Jadi kamar mandinya ala desa gitu. Gw merasa ada sesuatu di dalem itu sumur, tapi bodo amat udah kebelet keburu bocor. Setelah selesai buang air gw siram lah sampe bersih
Daann.. Setelah gw buka pintu kamar mandi muncul sebuah kepala dengan wajah pucat ekspresi datar, dari dalam sumur doong.
Karena sosok tadi cuma muncul dan gak ngapa2in gw segera cabut buat keliling desa bareng temen2 dan dipandu salah satu perangkat desa. Kami berkeliling desa dari ujung utara sampai kembali ke ujung utara lagi. Desa yang kami tempati sangat luas.
Hampir sepanjang jalan yg kami lewati adalah perkebunan kopi, jagung, kandang ayam petelor, sawah, sayur2an dll. Lampu penerangan jalan hanya ada di daerah permukiman, jalan lainnya? Ga ada. Udah kebayang lah kalau malam macem gimana.
Di sepanjang perjalanan gw tau kalo di sekitar gw buanyak yang mengamati kami, terutama saat melewati lahan yang masih kosong alias ga ada yg punya. Jadi ada beberapa hektar tanah yang masih berupa hutan di beberapa titik. Jalan yang kami lalui pun gak semua jalan beton
Beberapa jalan beton pun sudah rusak bahkan beberapa jalan masih berupa tanah dan batu padas. Mau tidak mau kami harus memacu motor dengan pelan2. Temen cewe yg gw bonceng mulai ngajak ngobrol soal perkebunan dan masalah2 di desa yang bisa menjadi program untuk kegiatan kkn
O iya hampir lupa, temen cewe yg gw bonceng itu namanya caca. Gw tau caca mulai merasa takut, jadi dia mencari topik obrolan untuk mengalihkan rasa takutnya. Gw ga bisa sebutin satu2 sosok yang gw liat karena banyak banget dan wujudnya macem2.
Yg paling sering gw liat adalah sosok kunti, genderuwo, sosok item gede bentuknya ga jelas (bukan genderuwo) dan yang unik ada ular raksasa (bukan naga) di atas kepalanya ada benda yg bersinar warna kuning keemasan. Gw kurang paham itu mahkota ato apa, bentuknya kristal gitu.
Next thread gw kasi sketsa gambar deh biar pada bisa bayangin
Dan akhirnya kegiatan observasi hari itu berakhir sore hari di rumah bapak carik. Di sebelah rumah pak carik ada sebuah lahan kosong dan ya.. Ada sosok pocong disitu. Di seberang lahan kosong itu ada 2 rumah kosong yang salah satunya akan menjadi posko untuk 2 kelompok kkn
Cukup sampai disini dulu untuk PART-1 nya..

Next part bakal ada kisah yang ga cuma bikin merinding tapi juga memacu adrenalin
Okee gaes.. Sebentar lagi gw mulai ketik2 lagi kisah yg gw alami selama kkn.

Sebelum nya gw mau kasi penjelasan kalau NAMA orang dan tempat saya samarkan agar kita semua (gw, kalian, temen2 gw, orang2 di desa, dan tentunya "mereka") sama2 nyaman.
Karena yang terpenting adalah pelajaran/hikmah yang bisa kita dapet dari kisah gw selama kkn di desa.
Oh ya.. Masih inget sama sosok2 yg gw sebut di PART-1? Begini gambarnya (maap kalo gambar jelek). Sosok kunti, pocong dan genderuwo gak gw gambar karena udah pada tau lah wujud nya kyk gimana.
Ini yg ada di sumur
Di sebelah kiri itu gambar pohon sama orang buat perbandingan aja. 3 yang di tengah itu contoh sosok hitam yg bentuknya ga jelas. Sebenernya macem2 bentuknya tapi gw gambar yg gampang bentuknya. Nah di sebelah kanan itu si ular raksasa.
Sedikit OOT.
Ngobrol2 soal ular raksasa, gw pernah baca di gugel ada cerita rakyat dari tanah dayak yg sosok ularnya mirip seperti ular yg gw temuin.
Jadi di jaman dulu ada seorang raja yg bertemu dengan ular raksasa. Kemudian ular itu memberikan sebuah pusaka miliknya berupa batu permata. Katanya kalau sang raja beserta keturunannya bisa menjaga pusaka itu maka kerajaannya akan selalu berjaya.

Kurang lebih gitu, CMIIWW
Okee lanjut ke kisah kkn gw.
Missing some Tweet in this thread?
You can try to force a refresh.

Like this thread? Get email updates or save it to PDF!

Subscribe to mungkin jodohmu
Profile picture

Get real-time email alerts when new unrolls are available from this author!

This content may be removed anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!