FULL STORY

" LINGSIR WENGI "
Lagu Pemanggil Setan

( Cerita ini juga bisa kalian dengarkan versi podcast di Youtube Lakon Story ).

Yuk langsung saja di gas

#bacahorror #ceritahorror #lakonmistery #Lingsirwengi #lakonstory #HorrorStories #threadhorror #hororstory #horror Image
( Semua nama dlm crita ini disamarkan, mohon maaf jika ada kesamaan ).

Perkenalkan namaku Iwan, aku adlh seorang tukang bngunan yang sdh trknal di desaku, hampir smua jenis bangunan pernah aku ke
rjakan, mulai dari rumah, mushola, hingga tmpat belajarpun sdh prnah aku dirikan.
Hal itu tentu saja dengan bantuan kuli dan para pekerja yang selalu setia membantuku.

Karena profesi tersebut, aku sering sekali mendapat proyek hingga keluar desa, bahkan aku juga tidak jarang mendapat proyekan yang letaknya di luar kota.
Entah itu mulai membangun dari awal hingga hanya renovasi saja, semua aku kerjakan meskipun terkadang membuat aku harus tidak pulang untuk beberapa hari.
Hingga akhirnya hari itupun tiba.
Berbekal informasi dari seorang teman, aku akhirnya berkenalan dengan seorang pengusaha kaya yang membutuhkan jasaku.

" Mas Iwan ya ?. " Tanya pak Budi,

" Iya pak " jawabku,
" Saya mau minta tolong renovasi rumah saya bisa Mas?, Mau nambah beberapa kamar dan bikin dapur " sahut pak Budi,

" Iya pak, bisa sekali, tapi saya bawa kuli sendiri ya pak, nanti kalau orang lain takut gak cocok " usulku,
" O iya,, itu terserah masnya, ini mas Iwan nginep sini kan?, Sepertinya rumah samean jauh " tanya pak Budi,
" Iya pak, biasanya memang begitu, nanti kami tidur di tempatnya bapak sampai pekerjaan kami selesai, untuk honornya borongan aja ya pak, kita bicarakan dirumah bapak saja, soalnya saya juga harus survey lokasinya dulu.
Akhirnya setelah bernegosiasi, akupun sepakat untuk menyanggupi permintaan pak Budi.

Waktu itu, aku mengajak 2 orang rekanku yaitu Agus dan Wahyu, mereka memang sudah biasa kuajak jika aku dapat proyek diluar kota, karena menurutku, kerja mereka tergolong cepat dan bersih.
Dan setelah melakukan berbagai persiapan, Akhirnya siang itupun kami bertiga berangkat menuju kelokasi.

Karena jarak dari rumahku ke tujuan yang sangat jauh, membuatku saat itu sampai di lokasi sekitar malam hari.
Sesampainya didepan rumah pak Budi, aku langsung diajak menuju lokasi rumah yang akan direnovasi.

Jarak rumah tersebut memang lumayan jauh dari rumah pak Budi sendiri, waktu itu kami harus kembali menaiki motor untuk menuju rumah tersebut.
Setelah berjalan melewati beberapa kampung, akhirnya kami pun sampai.

Rumah ini tergolong besar dan sudah mulai tidak terawat, karena sejak bisnis pak budi berkembang pesat, pak Budi memilih membangun rumah di pinggir jalan raya agar mudah memantau perkembangan usahanya.
" Rumah ini kosong sudah lama pak," tanyaku,

" Iya, sudah kosong hampir 5 tahun mas, saya pindah di pinggir jalan agar lebih ramai dan enak kalau buat usaha. Rumah ini kan kamarnya cuma 3, misalnya saya mau nambah kamar 3 lagi bisa ? " Tanya pak Budi,
" Bisa pak, ini sepertinya dibelakang rumah juga masih luas, jadi misalnya mau nambah 5 kamar lagi juga bisa ", jawabku,
" Iya sudah mas Iwan atur gimana bagusnya, soalnya rencana saya, ini buat mess karyawan baru saya , Besuk mas Iwan kalkulasi terus bilang ke saya kira kira butuh uang berapa " terang pak budi,

" Baik pak, ini saya sama temen temen langsung tidur sini ya pak " tanyaku,
" Iya mas, lampunya juga sudah nyala, tapi kamar mandinya tidak bisa digunakan, jadi kalau mau mandi, sementara masnya ke masjid yang ada di ujung jalan ya" jawab pak budi,

" Iya pak, besuk saya sekalian benerin kamar mandinya " ucapku,
Akhirnya malam itu kamipun tidur di rumah tersebut hanya beralaskan tikar, karena saat itu memang kondisi rumah tersebut sudah kosong, karena barang barang sudah di pindahkan semua dan hanya menyisakan almari dan ranjang yang sudah tua dan berdebu.
Keesokan harinya,
aku memulai pekerjaanku dengan melihat lihat kondisi rumah ini dan menghitung besar biaya untuk renovasi. Dan setelah menghubungi pak Budi via Telfon untuk melaporkan prakiraan biaya, kamipun memulai pekerjaan dengan membersihkan barang barang terlebih dahulu.
Saat itu kuketahui Rumah ini memiliki 3 kamar tidur dan satu dapur yang terletak di belakang rumah.
Dan setelah puas berkeliling di depan rumah, akupun melanjutkan melihat kondisi kamar tidurnya
2 kamar di rumah ini memang bekas kamar tidur, itu terlihat dari masih adanya ranjang yang sudah rusak dan 1 buah cermin kuno. Dan untuk kamar ke 3, ini sepertinya bekas ruangan yang entah aku juga kurang tau sebelumnya digunakan untuk apa.
Di kamar tersebut banyak sekali sisa Dupa yang berserakan dan ada beberapa kain berwarna merah yang bergelantungan, ditambah aku juga menemukan banyak sekali sisa cangkang telur ayam jawa dan bunga melati yang sudah layu.
Hal itu tentu saja membuatku langsung tidak nyaman dan akupun segera memerintahkan rekanku untuk membuangnya.
Dan ketika berjalan kearah belakang rumah, aku tidak menemukan apapun, hanya ada bberapa pohon pisang yang sudah tua disertai rumput rumput yg sdah tinggi tidak terawat.
Hari itupun kuhabiskan dengan membersihkan rumah ini sambil melihat lihat kondisi rumah ini. Agar aku dapat mengetahui dan merencanakan lebih matang tentang arah dan bentuk renovasi yang akan kukerjakan nanti.
Malam pun tiba,
Sekitar pukul 7 malam, pak Budi tiba tiba datang kerumah bersama istrinya, beliau membawa sebuah telivisi sambil membawakan kami makanan kecil.
Setelah selesai berkunjung,
sekitar pukul 9 malam akhirnya pak Budi dan keluarganya pun pergi meninggalkan kami.

Malam itu suasana sedikit cair, karena sudah adanya TV di rumah ini.
Tapi entah kenapa saat itu kami malah menonton film Horror yang kebetulan tayang di salah satu stasiun televisi.

Dan ketika sedang asyik menonton film, Tiba tiba salah satu rekanku membuat ide konyol yang tidak disangka sangka hal itulah yang membuat proyek di rumah ini gagal.
Waktu itu si Agus tiba tiba berkata bahwa ada musik yang konon katanya bisa memanggil setan.

" Eh bro, kalian tau gak kalau lagu lingsir wengi konon katanya bisa mengundang setan " ucap Agus tiba tiba,
" Katanya sih bisa, tapi aku gak pernah buktiin, jadi aku gak terlalu percaya " ucapku,

" Gini deh, nih aku download lagunya, nanti kita putar , yang takut berarti kalah, yang kalah pijitin yang menang, gimana " usul Agus.
Akhirnya kamipun melakukan permainan tersebut. Kami mematikan tv dan coba mendengarkan lagu Lingsir Wengi lirik demi lirik.

Setelah beberapa lama, ternyata kamipun tidak merasakan apa apa.
Meskipun kami coba berulang kali memutarnya kami tetap tidak merasakan apa apa, dan singkat cerita akhirnya permainan tersebut kami hentikan, karena kurasa sudah cukup dan tidak menimbulkan efek apapun.
Karena besuknya harus mulai bekerja kamipun memutuskan untuk beristirahat lebih awal agar badan fit ketika bangun.

Keesokan harinya, kamipun memulai pekerjaan kami.
Karena teras rumah ini terlalu dekat dengan jalan kampung, akhirnya kami putuskan untuk mempersiapkan pasir, semen, dan batu batanya dari belakang rumah. Karena selain agar tidak menganggu jalan kampung, kalau di taruh belakang jadi lebih dekat, fikirku.
Dan ketika aku sedang sibuk merenovasi rumah ini, aku tiba tiba sangat terkejut, karena saat itu melihat sosok yang kuduga adalah Pocong. Sosok tersebut berdiri di sela sela pohon pisang yang berada di belakang rumah ini.
Saat itu aku mencoba menahan diri dengan tidak melihat lagi kearah pocong tersebut. Aku berfikir bahwa aku disini niat mencari rejeki dan tidak mengangggu.
Jadi meski waktu itu aku seolah sedang di awasi, kucoba tidak menghiraukannya dan aku juga memilih diam dengan tidak membicarakannya kepada rekan rekanku.

Singkat cerita akhirnya malam pun tiba, saat itu kami bertiga hendak pergi ke warung kopi.
Karena selain ingin menghilangkan rasa jenuh, kami juga ingin tau tentang lingkungan di desa ini.

Dan akhirnya kamipun menemukan warung kopi yang tidak jauh dari tempat kami bekerja.Saat itu kami juga menjumpai beberapa bapak2 paruh baya yang kuyakini mereka adlh warga sekitar.
" Masnya orang mana kok sepertinya gak pernah lihat " tanya bapak bapak warung,

" Kami bertiga tukang yang renovasi rumah pak Budi pak " jawabku,

Saat itu entah kenapa bapak tersebut langsung terkejut dan seolah tidak percaya dengan jawaban kami,
" Lo,, jadi ini tidur di rumah itu mas " tanya bapak tersebut,

" Iya pak, kenapa ya pak " tanyaku,

" Gpp mas, makanya tadi pas aku lewat depan rumah itu kok kelihatan lampunya sudah menyala, kan rumah tersebut kosong sudah lama, jadi kaget aja " ucap bapak tersebut.
Saat itu, bapak tersebut terlihat masih aneh,
Bapak tersebut memandangi kami dengan raut wajah yang terheran heran seolah tidak percaya dengan apa yang kami katakan.

Karena saat itu kami merasa tidak nyaman, akhirnya kami bertigapun memilih menyudahi nongkrong malam itu.
Sesampainya di depan rumah, kami sangat terkejut krn saat itu kami bertiga melihat dengan jelas, seperti ada sosok prempuan di dlm rumah yang berjalan dengan santai ke arah belakang rumah.

Karena takut itu pencuri, kamipun lngsng lari menghampiri dan segera membuka pintu rumah.
Dan ketika sampai di dalam rumah, anehnya kami tidak menemukan siapapun. Tapi saat itu kami mencium aroma dupa yang sangat pekat sekali.

Akhirnya kamipun coba mencari sumber bau tersebut dan lagi lagi kami tidak berhasil menemukannya.
Bau trsbut seperti berasal dari dalam kamar, dan ketika kami masuk ke dalam kamar, kami tidak menemukan satupun dupa yang berada di dalam kamar tersebut.

Krna perasaan mulai tidak karuan, akhirnya kami memutuskan untuk segera beristirahat agar fikiran kami menjadi lebih tenang.
Dan sekitar pukul 11 malam, tiba tiba aku dan Wahyu terbangun dengan sangat ketakutan, karena saat itu aku kembali mendengar lagu lingsir wengi dengan suara yang sangat keras.

Saat itu akupun sontak sangat terkejut dan langsung beranjak dari tempat istirahatku
Dan betapa kagetnya aku saat itu ketika tau itu adalah ulah Agus.

" Hahahahahaha, kalian ketakutan, berarti kalian kalah, besuk habis kerja kalian wajib pijitin aku " ucap Agus dengan tertawa gembira,
" Resek lu Gus, udah malam gini masih aja lu mainan gituan, takut tau " protes Wahyu.

Dan setelah ulah Agus tersebut, akhirnya kami semua tidak bisa tidur dan memilih untuk ngobrol ngobrol santai.

Dan tidak lama kemudian, Wahyu tiba tiba mengeluh,
" Gus ayok antar aku buang air kecil ke belakang, gara gara lu tadi usil, gue jadi takut nih " ucap Wahyu,

" Haduh,,, lu ada ada aja, yaudah ayo " jawab Agus.
Dan mereka berdua pun kebelakang untuk buang air kecil. Dan tidak berapa lama kemudian, aku sangat terkejut ketika tiba tiba mereka berdua lari kearahku dan langsung masuk ke dalam sarung.

" Kenapa lagi sih, haduh padahal mataku udah mulai ngantuk " protesku,.
" Aku tadi lihat pocong di bawah pohon pisang wan, Wahyu juga lihat, dia gak jadi buang air kecil, langsung lari kedalam lagi" tutur Agus,
Saat itu aku langsung terkejut, dan ingat bahwa tadi aku juga sempat melihat sosok pocong di belakang rumah, apa mungkin yang mereka lihat itu pocong yang kulihat tadi ya, fikirku.
" Ah, ngaco lo, jngan2 itu orang, ayo kita lihat dulu, motor kita ada di blakang lho, disana gk ada pintunya , jangan2 dia maling " jawabku

" Beneran wan Agus gk bohong, aku juga lihat, pocongnya di bawah pohon pisang, serem banget, tadi pocong itu lihatin kita " tambah Wahyu
Karena saat itu aku penasaran dan sekaligus memikirkan keamanan kendaraan, akhirnya aku beranikan diri untuk melihatnya.

Ketika aku hendak berjalan kebelakang dan melewati kamar kosong di rumah ini, ,
aku tiba tiba melihat ada sosok wanita yang sedang berdiri di pojok ruangan sambil menghadap ke tembok, wanita tersebut sambil menggoyang nggoyangkan tubuhnya seolah sedang menidurkan anak kecil.
Sontak saat itu aku lngsung terkejut, dan gemetar setengah mati. Karena ketakutan, tanpa fikir panjang akupun lngsng kembali ke tempat istirahatku.

" Lho kok balik lagi wan, lu takut ya, iya kan ada pocong di belakang, haduh, ayo wan pergi dari sini,takut aku wan," keluh Wahyu,
" Iya, tapi sudah pergi, ya namanya juga rumah kosong, ya pasti ada penunggunya. Tapi mereka sudah pergi karena mereka tau rumah ini sekarang sudah kita tempati, jadi tidak kosong lagi " tuturku menenangkan,
" Yasudah kalau gitu, tapi aku masih kebelet nih wan, tadi belum sempet buang air kecil, ini aku mau kebelakang lagi, aku sudah gak berani " jawab Wahyu

" Ya sudah buang air kecilnya di botol aja yu, gitu aja kok repot " usul Agus.
Akhirnya karena Wahyu sangat ketakutan dan tidak berani kemana mana, Wahyupun menyetujui usul Agus dan diapun buang air kecil di dalam botol air mineral.

Saat itu aku hanya terdiam melihat tingkah Wahyu, sambil terus memikirkan sosok wanita yang kulihat tadi.
Ini kalau memang benar rumah ini berhantu, besuk aku akan menemui pak Budi dan membicarakan hal ini, kurasa aku tidak berani melanjutkan pekerjaan ini, ucapku dalam hati.

Dan setelah semuanya selesai, akhirnya kami bertigapun kembali tidur.
Dan tidak lama kemudian,
aku tiba tiba merasakan ada beberapa orang yang sedang mengawasiku dari luar rumah.

Hal itu terlihat dari bayangan seperti bayangan laki laki yang sedang mengintip dari luar rumah melalui jendela.
Saat itu aku coba tetap diam dengan tidak menghiraukan dan kembali memejamkan mata.

Dan setelah beberapa lama kemudian, aku tiba tiba sangat terkejut karena Agus membangunkanku dengan tergesa gesa.
Dia mengaku melihat banyak orang diluar rumah yang sedang mengawasinya. Saat itu aku hanya diam dan tersenyum karena kurasa tadi aku juga sudah melihatnya.
" He,,,he,,, bangun, haduu tadi ada orang di luar jendela sedang liatin kita, mereka ada 5 orang mondar mandir di luar rumah,. Haduh aku besuk mau pulang deh wan gak mampu aku disini " ucap Agus dengan tubuh yang sudah gemetar karena ketakutan.
" Ini semua gara gara kamu si Gus kemarin pakai acara dengerin lagu gituan segala, lihat tu sekarang mereka datang beneran " ucap Wahyu,

" Walah, itu semua gak pengaruh yu, itu lagu gak bisa buat manggil setan, " jawab Agus membela diri,
" Nah ini buktinya, kita semua tadi lihat setan " protes Wahyu,

" Sudah sudah diam, menurutku sih memang gak ada hubungannya lagu lingsir wengi dengan setan, tapi karena niat kita kemarin memang memanggil, jadi mereka merasa di tantang, akhirnya mereka menampakan diri.
Dan yang paling penting, Rumah ini memang sepertinya Berhantu, kalau tidak berhantu mungkin kita akan aman aman saja meskipun kita mendengarkan lagu tersebut berkali kali.
Aku juga pernah kok dengerin lagu itu, dan tidak terjadi apa apa. Kayaknya rumah ini deh yang salah, tadi kita juga nemuin kaca yang sudah tua dan banyak sekali bekas sesajen kan.
Disini sepertinya pernah dibuat tempat pemujaan.
Persisnya di kamar ujung, aku tadi sebenarnya juga lihat sesuatu tapi aku gak bilang kalian. Sudahlah besuk kita bilang pak Budi, kalau pak Budi bisa menjamin keamanan kita, kita lanjut, kalau pak Budi gak bisa berbuat apa apa, besuk kita pulang.
Karena aku yakin pak Budi mengetahui semuanya, kan dia pemilik rumah ini " Terangku.

" Nah itu baru bener, Lagian aku gak mau mati konyol disini, aku mau kerja bos, cari rejeki bukan cari mati " ucap Agus.
" Makanya lain kali jangan aneh aneh Gus, apalagi kita belum tau asal usul tempatnya, meskipun kita anggapnya mainan kalau penunggunya denger dan mereka tidak terima kan urusannya bisa kacau " tutur Wahyu,
Dan akhirnya kamipun melanjutkan tidur kami, dan setelah beberapa lama kemudian, semuanya berubah menjadi benar benar menyeramkan.

Ditengah tengah kami mulai bisa memejamkan mata, tiba tiba dari arah kamar di rumah ini terdengar bunyi benda jatuh yang sangat keras sekali.
" Gubraakkkk "

Hal itu tentu saja sontak membuat kami bertiga terkejut dan saling berpegangan tangan.

" Suara apa itu gus, " ucap wahyu

" Itu dari arah kamar yu, ayo kita lihat " ajakku.
Karena penasaran akhirnya kami bertiga menyalakan lampu dan memberanikan diri untuk melihat ke dalam kamar.
Dan setelah sampai di kamar, kamipun lega karena kami tidak melihat apapun.
Tapi anehnya,
Saat itu aku tidak menemukan benda jatuh, karena memang barang di kamar ini sudah kukeluarkan semua dan hanya menyisakan cermin tua yang masih menempel di dinding

"Gak ada barang apapun disini Gus, terus tadi suara apaan ya, cermin ini juga gak jatuh " ucap Wahyu
" Sudahlah, Mungkin suara tikus di plafon, ayo tidur lagi, udah ngantuk aku " ajak Agus,
Saat itu aku yang pertama kali melihat keanehan di kamar ini, yaitu cermin, cermin di kamar ini tiba tiba dalam kondisi bersih dan sudah pecah, padahal masih teringat jelas di kepalaku bahwa siang tadi cermin tersebut masih kotor dan belum pecah sama sekali.
Akhirnya, akupun coba tidak menghiraukannya dan kembali beristirahat.

Dan sekitar pukul 02.00 pagi, tiba tiba aku terbangun lagi karena Agus membangunkanku sambil menutup mulutku, dia memberi isyarat agar tetap diam dan tenang.
Saat itu Agus mengajak aku dan Wahyu untuk mendengar suara yang waktu itu memang terdengar sangat jelas sekali.

Waktu itu kami mendengar suara langkah kaki mondar mandir disertai nyanyian kecil seperti seorang ibu yang sedang menggendong dan menidurkan bayinya.
Suara tersebut terdengar jelas dari balik tembok tempat kami beristirahat.

Dan setelah beberapa saat, akhirnya suara tersebut perlahan terdengar seperti memutari rumah ini dan masuk kedalam rumah dari arah belakang.
" Blek, blek, blek ,blek ".

Hal itu terdengar jelas dari suara yang terdengar semakin keras.

Suara langkah tersebut memasuki rumah dengan perlahan.

Saat itu kami bertiga langsung berdekatan dan masuk kedalam sarung kami masing masing.
Kamipun mulai berdoa sebisanya dengan keringat yang sudah mulai bercucuran.

Dan setelah kami dengar dengan lebih teliti suara tersebut seperti masuk ke dalam kamar pojok dan berhenti di kamar tersebut.
Karena ketakutan,
kamipun tidak berani memastikannya dan memilih untuk tetap berada di dalam sarung.

Dan tidak lama kemudian, aku kembali mendengar suara langkah tersebut.

Dan kini suara tersebut terdengar tepat berasal dari arah depan tempat kami beristirahat.
Dengan perasaan yang semakin ketakutan, aku coba melihatnya dari dalam sarung,meskipun samar2 , saat itu aku berhasil melihat sosok tersebut.Sosok tersebut tinggi besar, memakai baju putih kusam dengan rambut sepinggang,. Dia mondar mandir di depan kami sambil menggendong bayi.
Saat itu perasaanku sudah tidak karuan, keringatku semakin bercucuran dan kupercepat membaca doa berharap sosok tersebut segera pergi.

Dan selang beberapa lama, tiba tiba kami mendengar suara nyanyian yang terdengar sangat lirih.
Dan tidak lama setelah itu, kami bertiga juga kembali melihat ada sosok perempuan yang keluar dari dalam kamar dan menuju ke arah belakang rumah.
Akupun saat itu semakin gemetar sambil tetap meremas tangan wahyu
Dan tidak lama setelah itu, tiba2 lampu di rumah ini mendadak Mati.
Hal itu seketika membuat kami sudah tidak kuat lagi. Kamipun langsung berteriak dan lari tunggang langgang.

Saat itu, kami sempat kesulitan membuka pintu utama, karena selain tidak adanya cahaya, tubuh kami semua gemetaran,
hal itulah yang membuat kami saat itu sangat kesulitan untuk keluar dari rumah ini.

Di sela sela kami masih gemetaran, kami juga sempat mendengar suara tawa sekaligus suara tangisan bayi yang terdengar semakin jelas.
Dan stelah kutoleh, trnyta sosok trsbt tiba2 berdiri tidak jauh dari arah kami.

Sosok tersebut mmandangi kami smbil tertawa cekikikan.Masih teringat jelas di kepalaku, meskipun saat itu sangat gelap, tapi aku masih bisa melihat bhwa wajah sosok tersebut sngatlah menyeramkan.
Akhirnya kamipun bisa keluar rumah dan langsung berlari menuju masjid yang berada di ujung jalan. Karena masih ketakutan, kami putuskan untuk beristirahat di masjid tersebut hingga pagi hari.
Saat itu di masjid, ketika selesai jamaah sholat shubuh, kami dihampiri oleh salah satu jamaah yang selesai melaksanakan sholat di masjid tersebut.

" Masnya dari mana mas " tanya bapak tersebut,
" Kami tukang yang renovasi rumahnya pak Budi pak, maaf kami istirhat disini , soalnya kami habis di terror setan di rumah itu " ucap Agus tanpa basa basi,
" O jadi kalian to yang merenovasi, saya dengar dari warga kalau rumah pak Budi ada yang merenovasi. Rumah itu sudah beberapa kali di renovasi orang mas, tapi gagal terus, kasusnya sama seperti kalian " ucap bapak bapak tersebut,
" Terus gimana pak, motor dan baju kami masih di dalam rumah itu, kami gak berani ambil " imbuh Wahyu,

" Ayo saya anter ambil sekarang mas, setelah itu saya sarankan mending masnya rundingan lagi sama pak Budi.
Bilang aja jujur apa yang terjadi,.
Warga disini semuanya tau kalau pak Budi dulu gosipnya pernah melakukan pemujaan setan mas, bahkan konon katanya anaknya meninggal karena menjadi tumbal.
Kini pak Budi sudah sukses dan sudah pindah ke rumah yang baru.
Rumah yang mas renovasi itu rumah lama yang sudah ditinggalkan dari dulu, " terang bapak tersebut.

Singkat cerita pagi itu kami diantar kembali masuk kerumah oleh bapak tersebut untuk mengambil barang barang serta kendaraan kami.
Dan sekitar pukul 8 pagi, kami bertiga menuju rumah pak Budi dengan maksud menceritakan apa yang sudah kami alami.
Setelah memasuki rumah pak Budi, aku sangat terkejut, karena saat itu aku melihat Photo keluarga yang menampilkan sosok perempuan yang kurasa dia adalah sosok perempuan yang kulihat semalam.
Namun karena kuanggap itu privasi pak Budi, akhirnya aku tidak menanyakan dan memilih fokus membahas kelanjutan kontrak kerjaku.

Dan setelah bernegosiasi ulang, akhirnya
saat itu aku langsung mengakhiri kontrak kerjaku dan memilih untuk kembali pulang bersama rekan rekanku.
Itulah pengalamanku yang tidak mungkin aku lupakan selama aku hidup.

Hingga saat ini, ketika aku berkumpul dg Agus dan Wahyu, akupun sering mngingat kembali kejadian saat itu, aku tak henti hntinya mngucap syukur karena aku masih di beri kslamatan dan khidupan hngga saat ini.
Untuk video di youtube,
Lakon Story berhasil menggali sedikit informasi dari tokoh pemilik rumah yaitu Pak Budi.
Apakah sebenarnya yang terjadi kepada keluarga beliau, dan siapa sebenarnya sosok wanita tersebut.
Apakah ada hubunganya dengan ritual pemujaan setan, atau apakah beliau benar telah melakukan pemujaan setan ?, lantas jika benar, untuk apa pak budi melakukan hal tersebut ?.
Sudah kita bahas tuntas dan bisa kalian dengarkan di youtube lakon story ( Lingsir Wengi ).
Cerita ini memang sengaja tidak kami sampaikan dari sudut pandang pak Budi, karena selain kurangnya Informasi yang di berikan kepada kami, kami juga menjaga privasi bapak Budi itu sendiri.
Dan kenapa cerita ini kami rasa penting untuk dibagikan ?, karena selain menyeramkan, pengalaman ini juga bisa kita jadikan pelajaran.
Bahwa jangan sekali kali kita melakukan perjanjian dengan setan, Karena itu bisa saja membuat nyawa seseorang yang kita sayang akan terancam.
Terimakasih teman teman, semoga cerita ini menemani hari hari kalian.

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with Lakon Story

Lakon Story Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @Lakonstory

30 Apr
Jika kita berbicara tentang hantu Makmum, mungkin kalian sudah tidak asing lagi dengan cerita ini.

Benar sekali,

Hantu ini adalah hantu yang mengganggu kita, ketika kita sedang melaksanakan ibadah ( Sholat ).
Bahkan, cerita tentang hantu inipun sudah semakin terkenal ketika ada beberapa Film Indonesia yang sudah mengangkatnya dengan sangat baik.
Read 98 tweets
27 Apr
AKIBAT MENGINJAK SESAJEN DI PULAU BALI

~A THREAD~
FULL STORY
KISAH NYATA

@bacahorror #bacahorror
#lakonstory #ceritahoror #ceritamistis #akibatmenginjaksesajendipulaubalilakonstory #Wattpad Image
Full Story !!
Dengan dibagikannya pengalaman ini, semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih berhati hati lagi dalam menjalani hidup.
Dalam cerita kali ini, banyak sekali interaksi dan gangguan yang memang sengaja tidak kami sampaikan, hal itu sesuai permintaan dari narasumber agar menyampaikan isi cerita secukupnya saja.
Read 93 tweets
25 Apr
Semua Nama Dalam Cerita ini Disamarkan, Mohon maaf jika ada kesamaan.

" Vila Ghaib "

Perkenalkan namaku Dita dan Suamiku Alex.

Dalam keluarga kecilku, aku memiliki seorang anak perempuan yang tunawicara atau biasa orang menyebutnya dengan sebutan Bisu
Meskipun begitu, aku tetap menyayangi anakku dengan sepenuh hati karena akupun meyakini jika anak adalah anugrah dari sang maha pencipta.

Untuk itu, aku tidak pernah sekalipun menganggap keadaan anakku ini sebagai cobaan,
Read 102 tweets
8 Apr
Pendakian Terakhir

( Semua nama dalam cerita ini disamarkan, mohon maaf jika ada kesamaan ).

Perkenalkan namaku Yulfi, aku adalah gadis belia yang baru saja menginjak usia 20 tahun.

Dalam keluarga, aku memiliki kakak kandung yang memang sangat hoby mendaki gunung.
Bahkan, bisa dikatakan setiap kakak libur kerja, dia selalu tidak ada dirumah.
Waktu liburanya selalu dihabiskan bersama teman temannya dan memang kebanyakan digunakan untuk mendaki gunung.

Mungkin hal itulah yang akhirnya membuat kakakku hingga kini belum juga menikah.
Read 95 tweets
5 Apr
( semua nama dalam cerita ini disamarkan, mohon maaf jika ada kesamaan ).

Perkenalkan namaku Ajeng, aku adalah anak semata wayang dari kedua orang tuaku yang kini menekuni bisnis Rumah makan.
Memiliki sebuah Rumah makan, membuat aku harus putus sekolah agar aku bisa membantu kedua orang tuaku dalam menjalankan bisnisnya.
Read 103 tweets
3 Apr
Selamat malam !

Dalam postingan kali ini, kami akan membagikan sedikit pengalaman pengalaman yang sebelumnya tidak jadi kami bagikan.

A Thread

#lakonstory #creepypasta #creepypastalakonstory #bacahorror @bacahorror #kisahnyata #ceritahorror Image
Hal itu biasanya terkendala jarak, keaslian, bukti dan sebagainya.

Tapi pada dasarnya, kami sangat yakin jika pengalaman kalian benar benar terjadi 🤗, dan terimakasih banyak sudah berkenan berbagi bersama kami.
Untuk itu, dalam postingan kali ini, kami akan bagikan kepada kalian dalam bentuk Creepypasta ya, agar kalian betah dirumah 😁.

Perlu diingat !

Semua postingan ini, kami nyatakan benar benar bersumber dari narasumber yang menghubungi lakon story.
Read 26 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!